Great Books That I Read Recently…
berikut adalah buku2 menarik yang saya baca belakangan ini…
Agar Bidadari Cemburu Padamu
(Salim A Fillah, Pro-U)

Banyak yang sudah tahu buku ini pasti.. haha.. yap yap karyanya Akh Salim A Fillah untuk kaum hawa yang… apa ya… heartthrobbing? Hm…
Buku ini bagguuuuuusss banget! Bener2 memotivasi untuk bisa bikin bidadari cemburu (ups! Hehehe). Disampaikan dengan bahasa yang ramah dan sangat enak dibaca, buku ini hadir untuk membuka mata hati para wanita untuk mengetahui dan memahami hakekat wanita sesungguhnya, memberi gambaran jelas bagaimana ‘wanita ideal’ itu seharusnya.
Bukan hanya untuk perempuan, buku ini juga bisa jadi panduan bagi kaum adam agar bisa menemukan bidadari mereka di dunia… Wallahua’lam bis shawwab…
Sebenernya udah lama c baca buku ini, tapi saya pengen bagi2 One of the geatest book that I ever read…
Brain management for Self-Improvement
(Taufiq Pasiak, Mizan)

Buku ini luar biasa! Di dalamnya dibahas dengan singkat dan padat bagaimana kerja otak, dan bagaimana memaksimalkannya. Kepala saya rada pusing setelah baca buku ini (karena di dalamnya banyak banget istilah neurobiologi yang, buat saya, dibaca aja sulit.. haha) tapi rasanya segar bgt! Rasanya setelah baca buku ini, self-improvement atau pengembangan diri itu tidak lagi terasa sulit…
Apalagi di zaman seperti sekarang, aktualisasi diri merupakan sesuatu yang sangat urgent untuk dilakukan – atau kita kehilangan identitas dan ‘tersesat’ di tengah gilanya perputaran teknologi dan informasi, juga gaya hidup. Dengan memahami jalan kerja otak, kita bisa memaksimalkan upaya kita – menemukan cara yang tepat untuk aktualisasi diri; mengenal diri sendiri dan mengembangkan kepribadian, juga pola pikir…
Dan sebagai tambahan, kalau anda senang menemukan fakta-fakta mengejutkan, di buku ini dijelaskan secara sederhana bagaimana otak bekerja ketika kita sedih, senang, marah, jatuh cinta, dsb. Hal yang membuat saya senang – sekali – membaca buku ini adalah karena saya menemukan bahwa emosi – sesuatu yang saya anggap tidak mungkin dipelajari karena merupakan bagian dari ‘dalamnya’ manusia yang tidak bisa disentuh – tidaklah semisterius yang saya kira. Ternyata emosi itu muncul dengan proses hantaran impuls dan berbagai hormon yang bekerja dalam otak.. (saya baru tahu, hahaha)
Dan buku ini juga membuat saya semakin takjub dengan makhluk yang bernama manusia. Ternyata Allah memang menjadikan manusia makhluk yang sempurna dan kompleks… Subhanallah…
*makasih banyak buat Kak Lukman yang udah minjemin bukunya.. bagus banget!
Taj-tragedi di balik tanda cinta abadi
(Timeri N. Murari, Mizan)

Ini adalah novel sejarah yang berkisah tentang pembangunan Taj Mahal, makam luar biasa tanda cinta Sultan Kerajaan Mughal ke-5, Shah Jahan, kepada istri yang sangat dicintainya, Arjumand Banu (Mumtaz-i-mahal) di abad ke 16.
Di sampulnya terdapat komentar yang kurang-lebih berbunyi “novel sejarah yang eksotis dan memukau hingga halaman terakhir” dan itu benar sekali. Terjemahan novel versi indonesianya sangat bagus dan saya benar-benar turut merasakan eksotisnya kerajaan Mughal yang berdiri di tanah yang sekarang menjadi India. Meskipun saya rasa Mughal lebih besar dari India, karena di dalam novel itu Jahangir, ayah Shah Jahan, pada akhir hidupnya berkeinginan untuk beristirahat di daerah dingin dekat pegunungan himalaya yang saya kira sekarang adalah Nepal.
Adalah Shah Jahan, putera mahkota dari kerajaan Mughal, putera dari Sultan Jahangir, pertama kali bertemu dengan Arjumand Banu di sebuah pasar malam yang diadakan di halaman istana. Mereka jatuh cinta pada pandangan pertama dan shah jahan berjanji pada Arjumand untuk segera menikahinya. Namun sang sultan yang sekarat karena terlalu banyak minum alkhol dengan ditambah opium dosis tiggi – rupanya memiliki pendapat lain; pernikahan seorang putera mahkota harus membawa keuntungan bagi kerajaan yang dipimpinnya. Cinta saja tidak cukup untuk menikahi seorang wanita karena dianggap pernikahan yang hanya beralaskan cinta hanya akan membawa masalah pada negara, dan sang pangeran telah dijodohkan dengan seorang puteri dari kerajaan lain yang menjanjikan kerjasama dan keadilan bersama dengan pernikahan keduanya.
Ketidakmampuan Shah Jahan menolak perintah ayahnya membuat dirinya kemudian terpaksa menikahi sang puteri – dan Arjumand pun harus menahan sakitnya mencintai seseorang yang tidak bisa dijangkaunya. Sang Sultan mengizinkan Shah Jahan menikahi Arjumand sebagai istri kedua tetapi tawaran itu ditolaknya – ia ingin Arjumand menjadi satu-satunya istri yang dimilikinya. Keadaan semakin sulit ketika bibi Arjumand, Mehrunnisa, menikah dengan sang Sultan.
Lalu bagaimana Arjumand dan Shah Jahan akhirnya menikah? Silakan baca novelnya… hehe (nanti saya dimarahi kalau cerita terlalu banyak, nggak boleh jadi spoiler!)
Bagusnya novel ini ada di penggambaran emosi masing-masing karakter yang sangat bagus, dengan penuturan yang luar biasa kita dibawa untuk mengenali setiap tokoh di dalamnya. Penderitaan yang dirasakan Arjumand dan Shah Jahan dalam penantian cinta mereka, perasaan Khusrav – kakak laki-laki Shah Jahan – yang menjalani kehidupan penuh derita karena pemberontakannya, Isa – pelayan Arjumand – dengan masa lalunya yang misterius dan kesetiaannya pada Arjumand yang luar biasa, perjuangan Murti sang Acharya yang memahat jali pualam di sekeliling makam Mumtaz-i-mahal, Aurangzeb – anak laki-laki ketiga Shah Jahan dan Arjumand – yang merasa dianaktirikan, Mehrunnisa, Jahangir, dan banyak lagi. Situasi yang digambarkan dalam novel ini juga begitu hidup dan luar biasa, membuat kita membayangkan betapa megahnya kerajaan Mughal; kekayaannya yang luar biasa, terlihat dari pakaian yang mereka kenakan, pasukan yang mereka bawa ketika berperang atau sekedar bebergian keluar benteng, dan Taj Mahal sendiri yang dibangun dari pualam putih bertatahkan batu-batu mulia yang tak terhitung, dengan perencanaan yang luar biasa – juga berbagai intrik dalam kehidupan kerajaan yang penuh pengkhianatan dan tipu daya.
Salah satu kalimat yang saya suka dari novel ini adalah kalimat Shah Jahan (yang kalau tidak salah saat mereka sedang dalam pelarian) yang kurang-lebih bunyinya : “saat ini siapapun bisa berkhianat, hadiah yang akan diberikan Jahangir atas penyerahan diriku jauh lebih besar daripada yang bisa kuberikan sebagai imbalan kepada pasukanku. Semua mata tidak bisa kupercaya, kecuali Arjumand. Ketika seluruh dunia membenciku, hanya di matanya aku bisa menemukan kedamaian dan cinta.” Uuuuhh… saya merinding waktu baca ini… ahaha
Meskipun ini novel cinta, tapi bukan berari novel ini cengeng! Sangat direkomendasikan untuk dibaca dan setelahnya anda pasti jadi pegen ke India, mengunjungi Taj Mahal di Agra dan melihat sendiri makam dan jali dan sebagainya.. Hehehe ;p
Ups panjang banget saya ceritanya ya? Hehe* pokoknya buku ini bagus banget, covernya juga saya sukaa banget. Warnanya merah (keagungan Mughal digambarkan dengan dominannya penggunaan warna merah dalam kerajaan mereka) dan ada wanita cantiknya.. hehe
*makasih banget y Eyang Tris, udah minjemin buku ini… sampe tidur kemaleman dan masuk angin segala buat minjemin ak bukunya.. Aku sayang eyang^^
Bismillah.., Ini Tentang Cinta
(Ali Imron El-Shirazy,*penerbitnya lupa.. maaf*)

“El Shirazy”? apa hubungannya sama Kang Abik Ayat-ayat Cinta? Saya juga nggak tahu.. kata temen saya, beliau berdua kakak-beradik…
Dan ceritanya juga kakak beradik – AAC dan Bismillah…, (setelah ini saya singkat BITC aj y? panjang bgt c judulnya.. hehe).. kalau AAC kan ceritanya ‘dewasa’, nah novel ini ceritanya ttg anak SMA… polanya sama, cowok hanif with two girls who resemble the Aisha and Maria’s character.
Bersetting di Semarang, BITC bercerita tentang anak SMA biasa bernama Haydar. Berasal dari keluarga sederhana, Haydar sejak masih remaja memiliki kualitas akhlak yang luar biasa, juga sudah memiliki tanggung jawab terhadap dirinya. Haydar adalah anak laki-laki yang berbakti pada ibunya (ayahnya sudah meninggal sejak ia masih kecil), kakak laki-laki yang baik untuk adik perempuannya, dan teman yang baik di mata sahabat-sahabatnya.
Ketika suatu pagi ia mengantarkan koran (haydar di awal kisah ini mencoba bekerja sebagai pengantar koran pagi untuk meringankan beban ibunya) ke rumah pelanggan baru, ia mendengar suara merdu perempuan yang membaca Al-Qur’an dari rumah yang ia antarkan korannya dan jatuh cinta pada suara merdu tsb. Ternyata anak perempuan yang ia dengar suaranya adalah siswi pindahan di sekolahnya, Salma.
Sementara di sekolah, ia memiliki sahabat-sahabat yang tergabung dalam band “Bandeng Presto” yang terkenal di sekolahnya, dan seorang sahabat cewek, Lexa, yang cantik, pintar, kaya, baik hati pula… (duh duh kurang apa… jadi mengingatkan saya sama teman saya yang mirip seperti Lexa…).
Sepanjang novel yang tebelnya lumayan ini, diceritakan berbagai konflik dalam kehidupan sehari-hari haydar yang penuh warna. Dan semakin jauh anda membaca, anda akan semakin kagum pada sosok seorang haydar yang akhlaknya sangat berkualitas: ia selalu bersikap baik, selalu berbagi dengan bapak-bapak tukang becak yang ada di depan sekolahnya, bertanggung jawab terhadap cewek yang tidak sengaja ditabraknya di jalan, dan pemahamannya yang mendalam terhadap kehidupan. Dalam novel ini juga diselipkan pandangan penulisnya terhadap isu-isu sosial… sip d pokoknya! ^_^
Bab yang paling menyentuh menurut saya pribadi adalah bab “PO BOX : Papa”, yang mengungkap kehidupan Lexa sesungguhnya. Saya terharu sekali, mungkin juga karena saya pernah dalam kondisi yang mirip seperti dia. Ketidakpercayaan Lexa pada laki-laki, kemudian keadaan yang akhirnya berangsur-angsur membuat Lexa bisa memaafkan sang Papa…
Novel ini saya beli sendiri bulan lalu waktu lagi jalan sendirian ke Gramedia. Meskipun situasinya saat itu saya sedang bokek berat, tapi entah kenapa saya tertarik dan rela-relaan beli novel ini… dan sedikitpun saya nggak nyesel udah beli. Dua hari novel ini saya selesaikan, dan setelah sekian lama akhirnya saya nangis waktu baca… novel ini sukses bikin saya nangis berderai-derai. Malu-maluin.. untung g ada yang liat. Hahaha…
*hm. Jadi inget waktu itu lagi ada bapak yang lagi benerin sofa di dapur… jangan-jangan bapaknya tau… waks x(
Dan sejauh yang saya bisa telisik, semua yang baca novel itu bilang kalau novelnya “baguuuussss!” hahaha… temen saya yang lagi baca jg udh berkali2 bilang novelnya keren… hehe. Good Job deh buat Akh Ali Imron El-Shirazy… saya tunggu karyanya yang lain^^
Nafas Cinta Ilahi
(Lidia Yurita, Fahima)

“Hikayat-Hikayat Spiritual – Pencerahan Matahati”
“Banyak kalimat dan cerita yang mampu mengeluarkan hati dari kegelapan. Tak sedikit kata dan nasihat yang mengantarkan seseorang menggapai derajat yang mulia di sisi Allah. Semoga cerita-cerita yang dituturkan dalam buku ini menjadi perantara kita menemukan pencerahan matahati dan membawa kita menggapai keberkahan hidup dengan Nafas Cinta Ilahi”
Begitulah bunyi tulisan yang ada di kover dan pembatas bukunya. Dan benar saja, buku ini memang mencerahkan matahati… Di dalamnya dipaparkan kisah-kisah Rasulullah dan para sahabatnya, juga banyak cerita-cerita lain yang intinya menggambarkan betapa ketika Nafas Cinta Ilahi itu berhembus dan memenuhi hati kita, segala tindakan dan keputusan yang kita ambil menjadi begitu bermakna. Buku ini mengingatkan pada “Ketika Cinta Berbuah Surga”-nya Kang Abik dan ada beberapa kisah (sama) yang diceritakan di keduanya; salah satunya adalah kisah seseorang yang meminjam seribu dinar pada seorang kawan dengan Allah mejadi saksi dan jaminannya. Kemudian karena tidak bisa berlayar pada hari yang seharusnya, pria tersebut tidak dapat membawa dan mengembalikan uang tersebut pada waktunya. Akhirnya uang itu dikembalikan melalui sepotong kayu yang terapung di laut, dan kembali pada pemiliknya tepat pada waktunya. Subhanallah..
Sepanjang membaca buku ini, anda akan tersenyum dan merasakan betapa kasih sayang Allah begitu besar dan betapa Rasulullah dan orang-orang saleh benar-benar adorable…
Setelah membaca buku ini dijamin pandangan anda terhadap segala hal akan berubah, dan menemukan diri anda mencoba untuk bertindak sebaik mungkin. Luar biasa dan menyentuh… buku ini memaparkan dengan lengkap (secara tertulis) kisah-kisah teladan yang mungkin sebagian besar sudah kita ketahui, tetapi hanya pernah kita dengar penuturannya. Good Job untuk Ukh Lidia Yurita… ^^
*Buku ini saya dapat sebagai hadiah ulangtahun saya yang ke 18 kemarin… bagus bgt! Buat yang ngasi, makasih banyak y.. ^^
Other recommendations:
Dan Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim (Salim A Fillah, Pro-U)
Kearifan Kuno di Zaman Modern (Jusuf Sutanto, Hikmah)
Panduan Amal Wanita Salihah (Afifah Afra, Afra)
Ya Allah, Aku Jatuh Cinta (Burhan Sodiq, Samudra)
Zero To Hero (Solikhin Abu Izzudin, Pro-U)
Lentera Hati (Quraish Shihab, Mizan)
Logika Agama (Quraish Shihab, Lentera Hati)
100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta (Benny & Mice, KPG)
Musashi (Eiji Yoshikawa, Gramedia)
Birunya Langit Cinta (*Lupa nama pengarangnya,, maaf…*, Pro-U)
3 comments so far
Leave a reply
pertama,,,
hmm…..
perpustakaan nieh!!!…
kayax galeri buku nih mas………
(Ali Imron El-Shirazy,*penerbitnya lupa.. maaf*) Penerbitnya Mutiara Media, kelompoknya media presindo. Dia adiknya Kang Abik, Ali Imron itu sahabat saya. Hehehhe…Tuh aku punya novel baru Hijrahnya Cinta… Review Juga bos…HEheh